Sebelum memulai, pastikan kembali project Homework Management yang telah dibuat berjalan dengan baik. Jika sudah pasti, let’s begin !
Membuat CRUD sub_category
Seperti biasa, kita buka terminal dan kita jalankan code berikut:
$ rails g scaffold sub_category name:string category_id:integer
$ rake db:migrate
Dengan menjalankan code tersebut, kita telah membuat CRUD untuk sub_category, dan melakukan migrasi ke database.
Langkah berikutnya kita tambahkan validasi dan relasi di model sub_kategori :
Sesudah menambahkan validasi dan relasi di model sub_kategorikita perlu menambahkan relasi juga di model kategori :
- Tambahkan method ini pada bagian atas sub_categories_controller :
- Tambahkan method berikut pada bagian private sub_categories_controller :
Modifikasi Views sub_category
Kita ubah filenya dulu app/views/sub_categories/_form.html.erb menjadi :
Kami juga mengubah file app/views/sub_categories/show.html.erb menjadi :
Dan yang terpenting, kita mengubah file tersebut aplikasi/views/sub_categories/index.html.erb menjadi :
Dengan mengubah ketiga file tersebut, kita lanjutkan dengan mencoba mengisi data sub_category. Jalankan code berikut:
| Halaman Tampilkan Sub_Kategori |
Jika berhasil menyimpan data, maka browser anda akan menampilkan :

| Halaman Tampilkan Sub_Kategori |
Menambahkan data sub_category
Agar pengimplementasian pembuatan dropdown list ini lebih dapat dipahami, kita perlu menambahkan banyak data di sub_kategori. Tambahkan data sub_category berikut berdasarkan category masing-masing :

Setelah selesai menambahkan data-data yang ada pada gambar, kita pun dapat menambahkan data sub_category lebih banyak lagi, sesuai dengan keinginan kita.
Modifikasi CRUD Homework
Sebelum mengubah script yang ada pada CRUD homework, kita terlebih dahulu menambahkan atribut sub_kategori_id kedalam struktur homework dengan cara menjalankan code berikut di terminal.
$ rails g migration AddSubCategoryIdToHomework
Buka file migration tersebut yang ada pada folder db/migrasi,dan tambahkan script berikut :
Lakukan migrasi dengan menjalankan code berikut di terminal :
Kita buat relasi baru di model pekerjaan rumahdengan menambahkan script berikut :
Selanjutnya kita ubah controller pekerjaan rumah_controller menjadi seperti berikut :
Lalu kita lanjutkan dengan mengubah script app/views/homeworks/index.html.erb menjadi :
Dan kita juga merubah script yang aktif app/views/homeworks/show.html.erb menjadi :
Setelah mengubah index dan show pada homework. Maka kita teruskan dengan mengubah script yang ada pada app/views/homeworks/_form.html.erb menjadi :

jadi, selamat!! anda telah berhasil membuat dropdown sub-category
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.