Pada tutorial kali ini, materi yang akan dibahas adalah mengenai pengenalan bahasa ruby. Sebelum melanjutkan ke materi, mari kita ingat kembali mengenai apa itu ruby ?.
A. Sekilas Ruby
Ruby adalah bahasa pemrograman berorientasi object murni yang
dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto (Matz) pada tahun 1993. Ruby
merupakan bahasa interpreted, yang berarti untuk menjalankan ruby tidak
perlu dicompile, tetapi cukup dijalankan dalam interpreternya. Ruby juga
merupakan bahasa dinamis. Kita tidak perlu melakukan deklarasi
variable, tetapi cukup melakukan assignment secara langsung.
Di Ruby semuanya merupakan objek, yang artinya setiap informasi dan kode bisa diberi
property dan action. Jadi pada ruby, tidak ada tipe primitif. Segala sesuatu adalah sebuah objektermasuk integer, string, array, class dan sebagainya.
B. Penggunaan Ruby
Setelah melakukan instalasi, bagaimana cara menjalankan ruby ?. Percuma saja bukan jika menginstall tapi tidak digunakan ?. Cara mudah untuk menjalankan ruby dapat dilakukan melalui irb (rubi interaktif)
Ir adalah alat yang berfungsi untuk menjalankan perintah ruby. Untuk digunakan alat ini dapat dilakukan dengan cara menjalankan perintah pada terminal atau Command Prompt, seperti berikut.
$ irb
$ puts "Hello Guys!"
C. Kelas di Ruby
Kelas adalah ‘cetak biru’ atau ‘blueprint’ dari object.
Class digunakan hanya untuk membuat kerangka dasar. Yang akan kita
pakai nantinya adalah hasil cetakan dari class, yakni obyek.
classdiikuti dengan nama kelas. Nama class dalam ruby harus dimulai dengan
huruf kapital. Biasanya penulisan class pada Ruby, ditulis secara membuat unta. Misalnya saja seperti ini
kelas Orang
def indeks
akhir
def nama_tampilan
akhir
akhir
D.Metode Ruby
Di Ruby semuanya adalah sebuah objek. Jadi, apakah itu berupa string atau angka adalah suatu benda. Suatu objek biasanya mempunyai beberapa metode yang dapat dipanggil dan digunakan
Untuk memanggil method, kita menggunakan syntax titik (.) yang diikuti
oleh nama methodnya. Contohnya, jika kita ingin mengetahui jumlah byte dari sebuah string, kita dapat menggunakan method ukuran byte.
“selamat datang”.ukuran byte
Penting untuk diingat bahwa untuk penulisan method pada Ruby harus menggunakan kata kunci deflalu metode namakemudian diakhiri dengan akhir. Contohnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya, pada tutorial akan dibahas mengenai beberapa operasi string dan number.
E. Jenis-Jenis Senar dan Contoh Penggunaannya
String adalah object ruby yang berfungsi memanipulasi rangkaian byte,
yang pada umumnya mereprensentasikan huruf – huruf dalam suatu kalimat.
Ruby memiliki kelas built-in yang bernama String yang memiliki beberapa method yang sering kita gunakan dalam memprogram ruby.
Secara umum untuk membuat atau mendeklarasikan string dilakukan dengan cara mengapit string tersebut dengan tanda dobel mengutip (“) atau kutipan tunggal (‘).
Untuk menampilkan string bisanya dapat menggunakan syntax menempatkan. Misalnya saja sebagai berikut.
menempatkan “Mari belajar ruby”
Cara memasukan sebuah variable ke dalam string caranya adalah dengan menggunakan #{}
nama = “Belajar Ruby on Rails”
menempatkan “Kita Sedang #{nama}“
Metode Tali
Berikut ini adalah beberapa string method yang biasa digunakan
-
coba_konversi(obj)
Untuk mengkonversi obyek ke sebuah string. Akan mengembalikan string hasil konversi atau nol jika obyek tidak bisa dikonversi.
String.try_convert("str") #=> "str"
- str * bilangan bulat
Mengembalikan sebuah string baru sebanyak integer
"Ho" * 3 #=> "Ho" "Ho" "Ho"
- str << keberatan
Menggabungkan keberatan terhadap str tanpa menghasilkan obyek baru
"Hello from" << "Indonesia" #=> "Hello from Indonesia"
- str + jilid
Menggabungkan keberatan terhadap str dan menghasilkan obyek baru
"Hello from" + "Indonesia" #=> "Hello from Indonesia"
- str.capitalize
ubah huruf pertama menjadi huruf kapital, buat objek baru. - str.capitalize!
mengubah huruf pertama menjadi huruf kapital dengan mengubah object yang ada. - str.upcase
ubah semua huruf menjadi huruf kapital, buat objek baru. - str.upcase!
ubah semua huruf menjadi huruf kapital dengan cara merubah objek yang ada. - str.panjang
menghasilkan panjang string.
F.Numerik
Numeric adalah basis class untuk angka di Ruby. Karena pada Ruby semua adalah objek, jika mendefinisikan 1, maka 1 tersebut adalah objek dari tetap
puts 100.class # Fixnum
puts (100.2).class # Float
Dari contoh tersebut ada sebuah kata tetap, mengambang.
- Tetap digunakan untuk integer
- Mengambang digunakan untuk desimal
G.Boolean
Ruby memiliki nilai boolean true dan falseyang merupakan object dari kelas TrueClass dan FalseClass. Dalam ruby, semua nilai selain false dan nil dianggap bernilai true dan dapat digunakan dalam operasi boolean, seperti conditional, and, or dan sebagainya.
bodoh = BENAR
menempatkan “nilai bool saat ini #{bodoh}“
H. Pernyataan Bersyarat
Dalam bahasa pemrograman tentunya terdapat bagian yang penting yaitu conditional statement. Conditional statement ini adalah perintah yang dilakukan untuk melakukan suatu pengecekan apakah ekspresi yang dijalankan sudah benar atau belum.
I. Pernyataan Kasus
Case statement pada Ruby memiliki kata kunci kasus dan Kapan. Case statement ini tidak jauh berbeda dengan mengalihkan dan kasus pada bahasa pemrograman lain. Perbedaan yang terdapat pada case dan when adalah case dapat mengecek semua tipe object yang dapat dibandingkan kesamaannya atau ekuivalensinya.
kasus sepatu
Kapan “sepatu datar”
menempatkan “menggunakan sepatu datar”
Kapan “sepatu kets”
menempatkan “menggunakan sepatu kets”
Kapan “irisan”
menempatkan “menggunakan wedges”
Kapan “tumit”
menempatkan “menggunakan sepatu hak”
akhir
Kasus juga dapat digunakan sebagai perbandingan, misalnya sebagai berikut
kasus usia
Kapan usia < 11
menempatkan “anak anak”
Kapan 11..17
menempatkan “remaja”
Kapan 18..25
menempatkan “dewasa”
kalau tidak
“tidak sesuai jangkauan”
akhir
J. Operator Terner
Operator ini merupakan bentuk pendek dari if else. Contohnya seperti berikut.
skor = 85
predikat = skor > 75 ? “Bagus” : “Buruk”
K.Loop
Looping atau pengulangan merupakan hal pemting yang banyak dipakai dalam membuat aplikasi baik pada bahasa pemrograman apapun. Pada Ruby looping ditulis dengan struktur seperti berikut.
Contohnya adalah sebagai berikut.
sampai Saya >= 5
menempatkan “Ini adalah lingkaran di Ruby”
Saya += 1
akhir
L. Iterasi dan Blok
Iteration sama saja dengan perulangan seperti until dan while namun dalam proses pembuatan aplikasi sebenarnya, yang banyak dilakukan oleh para developer adalah blok yang digabungkan dengan iterator.
(1..5).setiap Mengerjakan |angka|
menempatkan nomor
akhir
3.kali Mengerjakan
mencetak “Baik!”
akhir
M.Array vs Hash
Array adalah salah satu kelas bawaan ruby. Array adalah suatu koleksi object yang berurutan dan dapat diakses berdasarkan indexnya. Dalam ruby, array dapat menyimpan semua object seperti String, Fixnum, Hash bahkan array yang lain. Setiap elemen di dalam array diasosiasikan dan diakses dengan index tertentu. Elemen – elemen array secara otomatis diindex dengan angka dimulai dari 0.
Sedangkan Hash adalah koleksi pasangan nilai kunci. Hash mirip seperti array, tetapi jika array diindex dengan integer yang dimulai dari 0, hash diindex dengan object ruby. Semua object dalam ruby dapat dijadikan key ataupun value dalam hash. Tetapi pada umumnya kita lebih sering menggunakan symbol atau string sebagai key dari sebuah hash.
susunan = []
hash = {}
susunan = [‘a’,‘b’,‘c’,‘d’]
menempatkan susunan[0]
menempatkan susunan[1]
hash = {:satu => ‘A’, “dua” => ‘B’}
menempatkan hash[:one]
menempatkan hash[“two”]
Fathara Annisa Azka | C-aio Indonesia
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.