Pengenalan Rails Framework
Rails adalah aplikasi framework berbasis web yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Ruby. Rails dibut untuk membuat proses pembuatan aplikasi web menjadi lebih mudah dan dibuat berdasarkan apa yang setipa pengembang butuhkan. Rails membuat para pengembang untuk menulis dengan kode program yang singkat daripada bahasa atau framework lain. Menurut para pengembang yang sudah mencoba Rails mengatakan bahwa Rails membuat deveopment aplikasi web menjadi lebih menyenangkan.
Rails memiliki dua filosofi yang menjadi pedoman dalam pembuatannya
- Dirancang untuk memudahkan programmer melakukan konfigurasi karena Ruby on Rails menggunakan prinsip “Convention Over Configuration”. Dengan prinsip ini programmer tidak usah terlalu repot untuk melakukan seting aplikasi seperti koneksi ke database, karena sudah ada mekanisme yang disediakan dan cukup mudah karena tinggal mengisi nama tipe server database yang digunakan ( mysql / oracle / sql server / postgresql / etc ), mengatur nama database, username, password dan hos.
- Menggunakan prinsip “DRY ( Do not Repet Yourself )”, yang intinya adalah efisiensi dalam manajemen codes.
Arsitektur Rails Framework
Rails memiliki konsep MVC(Model View Controller). Apa itu model ? Apa itu View ? dan apa itu Controller ?. Mari kita jawab satu-persatu.
- Model
Model adalah inti dari aplikasi ruby on rails yang fungsinya untuk me-maintain sebuah aplikasi. Semua logic dan aturan bisnis di dalam aplikasi sebaiknya ditulis dalam model. Misalnya untuk memvalidasi sebuah username agar tidak lebih dari 30 karakter. Nantinya data yang akan masuk ke dalam database otomatis tervalidasi dan tidak mungkin terlewat. - Melihat
View merupakan bagian yang fungsinya untuk membuat antarmuka pengguna. Misalnya HTML, XML, Ajax, dll. View berfungsi sebagai front-end dari suatu aplikasi. - Pengendali
Controller merupakan bagian yang fungsinya menerima “event” dari luar (user input) dan bertugas untuk menghubungkan model dengan view. Misalnya, untuk mengambil data sebuah user “A”. Ambil datanya dari model, siapkan di controller, lalu view bertugas menampilkannya di halaman web.
MVC Flow pada Rails, terjadi seperti ini

Rails memiliki komponen-komponen penting yang saling berkesinambungan. Komponen-komponen tersebut terdiri dari
- Surat Tindakan
Action Mailer ini memungkin untuk melakukan pengiriman email dari aplikasi web yang dibuat. - Paket Aksi
Action Pack merupakan kombinasi dari action-action di bawah ini.- Pengontrol Aksi
Action Controller ini merupakan C dari konsep MVC pada Rails. Controller ini pada umumnya berfungsi menjadi penengah antara model dan view. Ia juga bertugas untuk menerima request dari URL, lalu mem-mengambil data atau menyimpan data, dan kemudian menggunakan view untuk menampilkan output berupa HTML. - Pengirim Tindakan
Action Dispatcher ini berfungsi sebagai pengatur jalur antara meminta itu pengontrol - Tampilan Aksi
Action ini digunakan oleh Action Controller untuk mengkonversi respon yang dihasilkan controller
- Pengontrol Aksi
- Model Aktif
Active model berfungsi untuk mengizinkan Action Pack helper untuk berinteraksi dengan polos Ruby object. Action ini juga membantu dalam pembuatan custom ORM (Object Relational Mapping). Action ini berupa library-library yang berisi class-class yang digunakan oleh Active Record. - Rekaman Aktif
Active Record merupakan M dari konsep MVC pada Rails. Ia bertugas sebagai model dimana ia merupakan bagian dari sistem yang bertanggung jawab atas data bisnis dan logika. Data bisnis ini misalnya data orang, tempat, dsb. - Sumber Daya Aktif
Active Resource adalah perpustakaan yang bertujuan untuk menyediakan antarmuka antara Active Record untuk mengontrol sumber atau obyek. - Dukungan Aktif
Active Support adalah salah satu komponen pada Rails yang bertanggungjawab untuk menyediakan Ruby extensions, utilities, dsb. - hubungan kereta api
Membuat Rails Project Baru
Rails meyediakan generator pemanggil script yang ditujukan untuk embuat proses pengembangan menjadi lebih mudah. Pada tutorial ini penulis menggunakan ruby versi 3.0.0 dan Rails versi 6.1.3. Untuk menggunakan generator untuk membuat Rails project baru, lakukan perintah berikut
Pindah ke folder blog, dengan cara
Struktur dari Rails project

- aplikasi/
Tempat menyimpan controller, model, view, helper, mailers, channels, jobs dan assets. - konfigurasi/
Tempat menyimpan route, database, dll. - db/
Tempat menyimpan schema database dan migration - Gemfile & Gemfile.lock
File ini mengizinkan pengguna untuk mensfesifikasin apa yang dibutuhkan gem apa yang dibutuhkan untuk aplikasi.
Menjalankan Rails Project
Setelah membuat project baru, coba jalankan project tersebut dengan cara jalankan perintah berikut.

Untuk menghentikan web server, lakukan CTRL + C pada terminal atau command prompt.
Membuat Controller dan View
Untuk membuat sebuah project Rails, minimalnya harus memiliki sebuah controller dan sebuah view. Untuk membuat controller dan view kita bisa memanfaatkan generator yang telah disediakan oleh Rails.
Pada command prompt atau terminal, jalankan perintah berikut ini.
$ rails generate controller Welcome index
Ini artinya yang dilakukan adalah generator Rails membuat sebuah controller dengan nama selamat datang_controller.rb dan di dalamnya ditemukan indeks metode. Sedangkan pada view generator otomatis membuat folder baru pada bagian views dengan nama rumah dan di dalamnya ada file indeks.html.erb.
![]() |
| Isi selamat datang_controller.rb |
![]() |
| Isi file index.html.erb di folder app/views/welcome |
Jika ingin membuat controller dan view secara manual dapat dilakukan dengan cara:
- Buat sebuah controller, ia harus berekstensi .rb
- Di dalam controller tersebut setidaknya harus membuat satu buah method
- Untuk membuat view, buat foldernya duludan namanya disesuaikan dengan nama controller.
- Baru di dalam folder tersebut buat halaman viewnya dengan nama disesuaikan dengan method pada controller dan ekstensinya harus .html.erb

Ucapkan “Halo!” ke Rel
Setelah membuat controller dan view, maka yang dilakukan adalah ubah isi pada file index.html.erb seperti berikut.

Daftarkan method di route yang terletak di config/routes.rbseperti berikut.

Penting:
Jika kita membuat controller dan view melalui generator maka method akan otomotis didaftarkan pada route.
Jalankan kembali Rails project dengan menjalankan perintah rel s. Pada browser
masukkan url /welcome/index pada web browser.
Fathara Annisa Azka | C-hai Indonesia
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.


Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.