MediaBantenCyber.co.id (MBC), Kabupaten Tangerang – Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya melaporkan adanya dugaan praktik tidak sehat di sebuah pabrik pengolahan kulit sapi impor yang beralamat di Jalan Sangiang Tanah Merah, Sepatan timur RT 01/01, Pabrik tersebut diduga menggunakan bahan kimia berbahaya yaitu formalin dan boraks dalam proses pengawetan kulit sapi yang akan diperdagangkan 25/09/2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pabrik tersebut dikelola oleh seseorang bernama Bos Wg. Saat awak media mendatangi lokasi untuk mengonfirmasi laporan tersebut, Wg tidak memberikan jawaban yang memuaskan, melainkan langsung menyerahkan sebuah amplop kepada wartawan yang hadir.
Tujuan Pemberian Amplop
Pemberian amplop tersebut diduga bertujuan untuk menghalangi atau membungkam pemberitaan agar kasus penggunaan bahan berbahaya di pabriknya tidak dipublikasikan kepada masyarakat. Tindakan ini merupakan upaya mempengaruhi independensi jurnalistik agar fakta yang merugikan tidak diketahui publik.
Secara hukum, pemberian uang atau barang dengan maksud mengintervensi pemberitaan dapat dikategorikan sebagai tindakan penyuapan, yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta UU No. 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap. Sementara bagi wartawan, menerima imbalan agar tidak memberitakan sesuatu juga melanggar Kode Etik Jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penggunaan Boraks dan Formalin DILARANG oleh Undang-Undang
Penggunaan boraks dan formalin pada bahan yang dikonsumsi atau bersentuhan langsung dengan makanan sudah tegas dilarang di Indonesia.
1. Boraks — dilarang sebagai bahan tambahan makanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 235/Menkes/VI/1984 dan dipertegas kembali dalam Permenkes No. 722/Menkes/Per/IX/1988. Boraks dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, gangguan sistem saraf, hingga kematian jika terakumulasi dalam tubuh.
2. Formalin — dilarang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 033 Tahun 2012. Zat ini sebenarnya cairan pengawet mayat yang mengandung racun kuat. Jika terpapar atau tertelan secara terus-menerus dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, gangguan pernapasan, hingga risiko kanker .
Selain itu, Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan juga melarang tegas penggunaan bahan kimia yang tidak seharusnya masuk ke dalam rantai pangan . BPOM juga telah mengeluarkan larangan tegas melalui Peraturan BPOM No. 22 Tahun 2023 .
Dampak Kesehatan
Kulit sapi yang diolah dengan formalin dan boraks, jika dijadikan bahan makanan seperti kikil atau olahan lainnya, dapat menimbulkan.
Mual, muntah, diare berat
Kerusakan organ pencernaan
Keracunan kronis
Risiko kanker dalam jangka panjang. (Siti Solihat)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.