MediaBantenCyber.co.id (MBC), Jakarta – Ketua Divisi Hukum Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG), Rahmat Aminudin, S.H., yang juga berprofesi sebagai Advokat & Konsultan Hukum Berkantor di Kawasan Tomang Jakarta Barat mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Dr. H. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., C.I.R.R., dalam memperkuat penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana di sektor pasar modal dan keuangan.
Komitmen tersebut disampaikan Kapolri saat mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026). Menurut Rahmat, langkah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kepastian hukum, melindungi masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Rahmat memohon perhatian Kapolri terhadap penanganan laporan dugaan tindak pidana terkait PT BAT Instrumen Bank Internasional (BAT Bank) yang ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia berharap proses penanganannya berjalan profesional, objektif, transparan, dan akuntabel berdasarkan ketentuan hukum serta alat bukti yang sah.
“Sebagai Ketua Divisi Hukum CWIG, kami memohon perhatian Bapak Kapolri agar penanganan laporan terkait BAT Bank di Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya memperoleh atensi yang proporsional. Harapan kami, setiap fakta diperiksa secara menyeluruh, pihak-pihak terkait ditindaklanjuti sesuai hukum, dan hak-hak pihak yang dirugikan mendapatkan kepastian hukum,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan, pemberantasan kejahatan ekonomi dan keuangan harus dilaksanakan secara konsisten tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah, penghormatan terhadap hak-hak hukum setiap pihak, serta prinsip kehati-hatian dalam proses penyidikan.
Rahmat juga berharap Polri memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan lembaga terkait guna mencegah serta menindak berbagai bentuk kejahatan keuangan yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Ketegasan penegakan hukum harus dibuktikan melalui proses yang profesional, terukur, dan berkeadilan. Kepastian hukum bukan hanya penting bagi pihak yang mencari keadilan, melainkan juga menjadi fondasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dan iklim investasi Indonesia,” tutupnya. (Ig)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.